Cari Tahu Skincare Products Ingredients yang Kalian Butuhkan Berdasarkan Permasalahan Kulit

Holla!
Di Postingan kali ini, gue mau berbagi beberapa list of skincare ingredients yang perlu kita tahu untuk mengatasi berbagai masalah kulit yang kita hadapi. Mungkin, kita sering merasa "kok skincare products ini nggak ngefek apa-apa ya di kulit?" Padahal, bisa jadi karena kita memang kurang cermat mengamati skincare ingredients yang terkandung di dalamnya. Sehingga, efek yang kita harapkan tidak sesuai dengan manfaat asli produk tersebut. Penasaran, kan?
  Keep on reading!

Image result for skincare oil drops
Source: allure.com
Mau cerita sedikit, nih. Sebelumnya, gue juga sering mengalami hal yang sama. Merasa suatu produk nggak memberi efek apapun. Liat ada beauty influencers pakai suatu produk, kita jadi impulsive pengen coba juga. Padahal, bukan produk itu yang dibutuhkan oleh kulit kita. Kadang, kita juga mudah banget termakan claim produk yang mana sebenarnya itu juga termasuk strategi marketing. Nah, sebelum masuk ke list nya, gue ada beberapa tips dulu nih. Bagaimana, sih cara mencermati skincare ingredients pada suatu produk? Kalian bisa simak langkah-langkah berikut ini.
  1. Sebelum membeli produk, pastikan kalian mampir ke website resmi produk tersebut untuk lihat list ingredients apa saja yang terkandung di dalam produk yang ingin kalian beli.
  2. Jika sudah terlanjur membeli produk, jangan langsung buang kardus atau kota kemasannya, yaa. Walaupun sebenarnya suatu brand harusnya juga mencantumkan list ingredients produk mereka di kemasan botol, tube, maupun jar nya, beberapa ada yang hanya menyertakannya pada kemasan kardus atau box nya.
  3. Jangan lupa juga pastikan skincare  kalian original, yaa. Sayang kulitnya kalau pakai yang kw huhuhu. Cara paling mudah adalah scan barcode di box kemasan. Bisa gunakan aplikasi HiddenTag. Tapi, setau gue untuk pengguna iOS, fitur kamera sudah otomatis mendeteksi barcode. Pastikan muncul kode "Genuine Product Certification" nya yaa.
  4. Perhatikan setidaknya 5 ingredients yang ditulis paling awal di dalam list. Semakin awal disebutkan, maka itu artinya zat tersebut adalah yang paling banyak jumlah konsentrasinya dalam produk tersebut. Misal, kalian ingin mendapatkan manfaat dari bahan centella asiatica. Pastikan mereka menyebutkannya di 5 teratas, yaa. Jangan sampai disebutkan di bagian akhir. Yah, sama aja bohong dong hehe.
  5. Image result for skincare ingredients read
    Skin Care Ingredients pada Kemasan Tube
    Source: biologi.com.au
  6. Kenali active ingredients apa yang terkandung di dalamnya. Ini berguna banget untuk menentukan metode penyimpanan produk agar skincare  kalian bisa tahan lama. Misal, kalau produk tersebut mengandung Vitamin C, maka tidak boleh terkena paparan sinar matahari langsung karena akan membuatnya cepat teroksidasi. Maka, sebaiknya disimpan di tempat yang gelap dan sejuk. Misal di dalam rak atau lemari pakaian. Beberapa beauty guru  bahkan menyimpannya di dalam kulkas.

Okay, itu tadi beberapa tips di awal untuk mencermati skincare ingredients  dan cara membacanya dalam kemasan produk skincare  kesayangan kalian. Sekarang saatnya gue list apa saja, sih kegunaan masing-masing skincare ingredients  yang sering kita temui di berbagai produk? By the way, nggak semuanya gue list yaa. Hanya beberapa ingredients  yang memang paling sering ditemui di dalam produk skincare dari berbagai brand dan negara asal. Supaya lebih mudah, makanya gue akan list skincare ingredients berdasarkan masalah kulit yang dihadapi atau kebutuhan kulit kalian masing-masing. Supaya nggak salah lagi dalam berekspektasi terhadap suatu produk, yaa. Hehehe.



1. HYDRATION - Untuk Masalah Kulit Kering dan Dehidrasi
Amino acid
Kandungan asam amino dalam produk skincare dapat memperkuat skin barriers. Sehingga kadar air dalam kulit dapat terjaga. Kulit yang kekurangan air akan cenderung kering. Sedangkan kulit juga bisa kelebihan sebum, yaitu minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar sebum di kulit kita. Kondisi ini dinamakan dehidrasi. Dehidrasi beda yaa dengan kulit kering. Bedanya, kalau kulit kering itu jenis skin type, sedangkan dehidrasi adalah skin concern  yang dapat dialami oleh berbagai jenis kulit, baik kulit kering, normal, kombinasi, hingga berminyak.

Apabila skin barriers  rusak, maka akan meningkatkan risiko banyaknya toksin maupun zat-zat berbahaya masuk ke dalam lapisan kulit. Tentunya kerusakan ini akan membuat kulit lebih rentan (prone) terhadap berbagai masalah kulit. Asam amino banyak digunakan sebagai bahan pembuat toner maupun essence.

Centella asiatica (Daun Pegagan)
Image result for centella asiatica madagascar plant
Centella asiatica
Source: centellavn.com
Centella asiatica atau sering disingkat Cica adalah jenis tumbuhan dedaunan yang banyak tumbuh di sekitar kita. Akrab disebut daun pegagan. Mengandung saponin yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit dengan meningkatkan kadar sebum atau minyak alami kulit. Sehingga elastisitasnya terjaga. Saat ini banyak rangkaian produk skincare yang menggunakan cica mulai dari bahan pembuat toner hingga sleeping mask

- Humektan
Suatu zat yang dipakai sebagai bahan campuran dalam produk skincare untuk menjaga kelembaban kulit. Dapat diperoleh melalui bahan alami maupun diprosuksi secara sintetis. Termasuk di dalam jenis humektan adalah: aloe, glycerin, hyaluronic acid, propylene glycol, dan silicone. Humektan sendiri artinya bersifat melembabkan.

- Hyaluronic acid
HA atau hyluronic acid mampu menarik molekul air yang berukuran 1.000 kali lebih besar dari beratnya sendiri. Sehingga dapat menjaga kelembaban kulit. Dalam produk skincare adapula yang menyertakan Hyaluronic acid crosspolymer yang fungsinya adalah untuk mempercepat  penetrasi HA ke dalam lapisan kulit. HA banyak digunakan dalam kandungan toner dan serum.

- Jojoba Oil
Salah satu jenis oil yang diekstrasi dari tanaman yang bertekstur ringan dan tidak berbau. Sangat efektif untuk memulihkan kondisi kulit yang kering tanpa membuat kulit teras berminyak yang berlebihan (greasy) seperti jenis tanaman lainnya, yaitu: argan dan coconut.

- Sodium hyaluronate
Zat garam yang terbentuk dari hyalurobic acid. Dipercaya bahkan lebih efektif dalam melembabkan kulit dan juga lebih mudah diserap oleh kulit.

- Vitamin B5
Membanu penetrasi produk dan menyembuhkan kulit akibat iritasi. Beberapa produk skincare yang mengandung HA biasanya juga mengandung B5. 


2. EXFOLIATION - Untuk Masalah Kulit Kusam, Kasar, dan Pori-pori Tersumbat
AHA (Alpha Hydroxy Acid)
Image result for aha chemical formula"
AHA, BHA, PHA Chemical Formula
Source: skincity.com
AHA merupakan senyawa asam yang dapat larut dalam air. AHA dihasilkan melalui manufaktur secara sintesis maupun hasil ekstrak susu atau kandungan gula pada buah. AHA dapat ditemui dalam berbagai bentuk turunannya seperti glycolic acid, lactic acid, tartatic acid, dan citric acid. Jenis lactic acid  dan glycolic acid adalah jenis AHA yang paling populer. AHA berfungsi sebagai chemical exfoliant  yang bekerja dengan cara melepaskan sel kulit mati dari permukaan kulit hingga memperbaiki tekstur kulit (menghaluskan), juga dapat mencerahkan dan mengencangkan kulit.

Note: jenis ingredient ini perlu diperhatikan lebih lanjut karena jika diekstrasi dari susu binatang yang tidak Halal baik jenis maupun cara penyembelihannya, maka bisa menjadi Haram hukumnya. Untuk teman-teman muslim, pastikan skin care AHA kalian 100% vegan.

- Azelaic acid
Azelaic acid  merupakan suatu jenis asam yang biasa ditemukan di dalam tumbuhan biji-bijian. Berfungsi untuk melepaskan sel kulit mati dari permukaan kulit wajah. Sebagai antioksidan bagi kulit. Banyak ditemui pada produk first step cleanser (sebelum toner) seperti facial wash maupun facial scrub. 

- BHA  (Beta Hydroxy Acid)
BHA merupakan senyawa asam yang dapat larut dalam minyak. BHA dapat menembus ke dalam pori-pori kulit dan membersihkan pori-pori kulit dari kotoran dan minyak berlebih yang menyumbat pori-pori hingga ke lapisan yang lebih dalam. Sehingga dapat mencegah terjadinya peradangan atau jerawat serta komedo untuk kulit yang terlihat lebih bersih.

- Clay
Clay  merupakan salah satu bahan kosmetik yang cukup populer yang didapat dari berbagai bahan alami. Bekerja sangat baik dalam mengangkat kelebihan minyak pada kulit dan mencegah penyumbatan pada pori-pori. Jenis yang paling populer adalah bentonite clay, yang berasal dari sedimentasi debu vulkanik.

Kojic acid
Asam kojic adalah zat berwarna putih yang menyerupai tepung dan terdiri dari kristal-kristal kecil yang diperoleh dari jamur. Zat asam ini berasal dari Jepang. Asam kojic bekerja dengan mencegah pembentukan tirosin, yaitu asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi pigmen melanin. Segungga dapat membuat warna kulit lebih putih.

Note: kandungan 1 persen kojic acid dalam kosmetik masih diizinkan. Namun, bagi sebagian orang, krim dengan kandungan asam kojic dapat menyebabkan dermatitis kontak. Ditandai dengan gejala-gejala seperti kulit gatal, iritasi, memerah, beruam, bengkak, dan terasa sakitKojic acid tidak pernah menjadi bahan tunggal dan harus dicampur dengan bahan lainnya karena sifat bahan ini yang tidak stabil. 

- PHA (Polyhydroxyalkanoates)
PHA biasanya didapatkan dari laktosa yang berasal dari susu sapi maupun dari galaktosa, yaitu gula yang digunakan dalam sintesis kolagen dan migrasi sel. Sehingga dapat mempercepat proses pemulihan luka. Pengelupasan kulit dengan PHA bersifat ringan tetapi mampu membuat kulit menjadi halus dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata. PHA juga mengandung pelembap, anti-inflamasi, dan anti-oksidan sehingga PHA ini cocok dipakai bagi pemilik kulit kering dan sensitif.


3. BRIGHTENING - Untuk Masalah Kulit Kusam dan Hiperpigmentasi (Sun Spots/ Bekas Jerawat PIH)
Azelaic acid
Bekerja dengan melepaskan sel-sel kulit mati yang ada di permukaan kuli. Sehingga dapat mencerahkan kulit wajah, menghilangkan bekas hitam akibat jerawat atau Post Inflammatory Hyperpigmentation (PIH).

- Alpha arbutin
Image result for alpha arbutin formula
Alpha Arbutin Chemical Formula
Source: pubchem.ncbi.nlm.nih.gov
Alpha arbutin atau sering disebut AA yang memiliki rumus kimia C12H16O7 berfungsi untuk mencerahkan kulit, menghilangkan flek hitam akibat sinar UV, dan bekas jerawat jenis PIH (kehitaman). Dapat digunakan pada pagi dan malam hari. Namun, penggunaan AA akan membuat kondisi kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sehingga, jika digunakan pada waktu pagi maupun siang hari sangat disarankan untuk menggunakan sunscreen pada step terakhir skincare routine, yaa.

Niacinamide
Image result for niacinamide the ordinary
The Ordinary 10% Niacinamide
Source: tokopedia.com
Niacinamide atau disebut juga nicotinamide adalah suatu senyawa yang memiliki rumus kimia C6H6N2O merupakan suatu jenis vitamin B3 (niacin) yang baik bagi kulit. Kandungan 5% Niacinamide  mampu mencerahkan kulit dan merangsang pembentukn kolagen. Sehingga, mampu menyamarkan penampakan noda hitam pada kulit.

- Vitamin C
Vitamin C dapat dengan mudah ditemui di berbagai jenis buah dan sayur seperti jeruk, kiri, stroberi, cabai, dan brokoli. Berfungsi sebagai antioksidan dan mampu mencerahkan kulit.

- Vitamin E
Penelitian menyebutkan bahwa Vitamin E dapat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dan dapat melindungi kerusakan kulit berupa kerusakan antioksidan alami kulit dan lebih efektif jika berasal dari bahan alami daripada bentuk sintetisnya.


4. FIRMING - Untuk Masalah Kulit Kendur, Garis Halus, dan Munculnya Tanda-tanda Penuaan
Centella asiatica
Cica mengandung terpenoid yang dapat meningkatkan produksi kolagen, menunjang pembentukan pembuluh darah dan sel kulit yang baru. Mampu meningkatkan kadar sebum untuk menjaga elastisitas kulit sehingga tidak mudah kendur dan keriput.

Essential Oil 
Merupakan hasil ekstrasi dari tumbuhan berfragran dengan kandungan anti-aging dan aroma terapi yang dapat menimbulkan iritasi jika langsung diaplikasikan ke kulit. Sehingga, essential oils harus dicampur dengan fatty carrier oil atau oil yang mengandung asam lemak esensial seperti jojoba sebelum aman untuk diaplikasikan ke kulit. Beberapa contoh essential oils adalah frankincense yang memiliki fungsi mengecilkan tampilan pori-pori (astringent properties) dan lavender oil yang dapat membantu tubuh untuk memproduksi antioksidan. 

- Retinoid/ Retinol
Retinoid  merupakan jenis vitamin A yang dapat diturunkan, salah satunya dalam bentuk retinol. Keduanya berfungsi sebagai anti-aging yang dapat mengurangi kerutan, mencerahkan, menghaluskan, serta dapat mendorong regenerasi sel kulit. Sehingga, mampu mencegah penuaan dini pada kulit.

Note: Retinol tidak dapat digunakan bersamaan dengan AHA maupun benzoyl peroxide  karena kedua zat tersebut akan menghambat kerja retinol.

- Rosehip Oil
Buah 'hip' atau Rosehip
Source: fimela.com
Merupakan minyak hasil ekstraksi buah bunga mawar jenis tertentu yang dapat menghasilkan buah seperti Rosa moschata dari Amerika Selatan dan Rosa rubiginosa yang tumbuh di Afrika Selatan dan Eropa. Mawar jenis-jenis tersebut menghasilkan buah-buah kecil yang disebut "hip" yang merupakan sumber nutrisi yang baik untuk kulit. Menurt Dr. Jessica Krant, seorang dermatologist yang berbasis di NYC, rosehip oil merupakan jenis minyak yang ringan dan mudah diserap oleh kulit serta kaya akan beta carotene (Vitamin A) yang dapat membantu proses regenerasi sel kulit serta berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Rosehip oil juga merupakan sumber asam lemak esensial, vitamin E, dan vitamin C. Sehingga dapat mengurangi kekeriputan, memperbaiki tekstur kulit, dan mengurangi bekas jerawat. Serta mampu membuat kulit tampak lebih bercahaya.

- Vitamin C
Vitamin C dapat membantu tubuh untuk memproduksi kolagen yaitu protein yang dapat mencegah terjadinya kerutan dan tanda-tanda penuaan dini. Mampu memperlambat proses penuaan, menjaga keremajaan kulit, dan dapat membantu proses penyembuhan luka.

5. ACNE TREATMENT - Untuk Masalah Kulit Berjerawat
- Benzoyl peroxide
Benzoyl peroxide adalah obat yang digunakan untuk mengatasi jerawat. Benzoyl peroxide merupakan obat luar (topikal), bisa sebagai satu-satunya kandungan atau dicampur dengan kandungan lainnya, misalnya antibiotik, untuk mengatasi jerawat. Obat ini berfungsi mengurangi peradangan, membunuh bakteri penyebab jerawat, dan membuka pori-pori kulit yang tertutup.

- Salicylic acid
Salicylic acid  merupakan salah satu jenis turunan BHA yang dapat larut dalam minyak. Sehingga dapat menembus pori-pori lebih dalam dan membersihkan kotoran maupun minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Mampu mencegah timbulnya jerawat


6. SOOTHING - Untuk Masalah Kulit Iritasi, Radang, dan Bekas Jerawat PIE 
- Aloe vera
Image result for ekstrak aloe vera
Aloe vera Extract
Source: id.nfextract.com
Aloe vera merupakan ekstrak tanaman yang dapat menenangkan dengan efek refreshing dan menghidrasi kulit sekaligus memberi manfaat antioksidan bagi kulit. Dapat menenangkan kulit yang iritasi maupun sunburnt.

- Azelaic acid
Dapat mengurangi kemerahan atau rosacea yang disebabkan oleh iritasi, peradangan, dan bekas jerawat jenis Post Inflammatory Erythema (PIE).

- Caffeine
Suatu jenis antioksidan yang mengandung stimulan. Dapat mengurangi kantung mata. Jika dijadikan sebagai obat luar maka akan memberikan efek soothing (menenangkan) dan dapat meredakan kemerahan pada kulit. 

- Centella asiatica
Selain kandungan saponin  dalam Cica yang dapat memberikan perlindungan pada kulit dan meredakan iritasi dengan menghambat sel-sel pemicu peradangan, Cica juga mengandung antioksidan. Dalam Cica terkandung dua antioksidan yaitu flavoid  dan phenolic acid. Keduanya berfungsi untuk mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. 


7. SMOOTHING - Masalah Tekstur Kulit Tidak Rata
- Centella asiatica
Memiliki kandungan terpenoid yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen. Menunjang pembentukan pembuluh darah dan sel kulit yang baru. Cica juga dapat mencegah dan mengurangi tampilan strecth marks dan cellulite

- Collagen
 Kolagen merupakan jenis protein yang mengandung fiber. Didapatkan dari hewan tertentu yang bekerja dengan mengikat kadar air untuk mengunci kelembaban pada kulit. Kolagen yang digunakan secara topikal (obat luar) dapat merangsang tubuh untuk memproduksi kolagen alami. Jika kulit memproduksi kolagen yang cukup, maka akan mampu membuat permukaan kulit terlihat lebih rata dan halus.

Note: beberapa jenis kolagen didapatkan dari hewan yang tidak Halal maupun hewan yang disembelih dengan cara yang tidak Halal. Sehingga, penggunaan kolagen yang berasal dari hewan masih mengandung perdebatan atau keraguan (syubhat).


Reference:

No comments:

Bintang Mahayana (c) 2018. Powered by Blogger.