[REVIEW] SUKIN Signature Facial Moisturiser | VEGAN 100% & Cruelty- Free Skincare Product

Holla!
Di postingan kali ini gue mau review moisturizer terbaru gue di tahun 2020, yaitu Sukin Signature Facial Moisturiser. Produk ini adalah produk Sukin pertama yang gue coba. Jadi, review kali ini bakal sekalian first impression for the brand juga. Sebenarnya produk ini sudah hype banget sejak sekkitar tahun 2019 lalu tapi memang baru gue cobain sekarang. Berhubung facial moisturizer gue udah habis dan expired, jadilah beralih ke produk ini. Bosen, ah pake aloe vera gel terus hehe. Sebenarnya, awal mau coba produk ini nggak sengaja pas lagi liat-liat di Watsons - Mall Kelapa Gading. Ternyata ada, dong. Soalnya, setau gue memang belum banyak tersedia di offline store (yang gue tau sebelumnya hanya ada di Sociolla Offline Store) kalau nggak ya, online di e-commerce atau jastip dari Aussie. Penasaran gimana pendapat gue tentang produk ini? 
Keep on reading!

Source: Personal Doc.




About The Brand

Image result for sukin
Brand Logo
Source: https://sukinnaturals.com.au/
Sukin adalah brand natural skincare, vegan, dan cruelty-free yang berasal dari Australia dan telah berdiri sejak tahun 2007. Sukin merupakan natural skincare tidak menggunakan bahan-bahan sintetis untuk membuat produk-produk mereka. Sebagai vegan skincare brand, Sukin tidak pernah menggunakan bahan-bahan yang berasal dari hewan seperti: lanolin, honey, atau beeswax. Tidak hanya vegan, tetapi juga cruelty free yang artinya, Sukin tidak melakukan tes pada hewan untuk menguji produk-produk mereka. Berikut adalah NO list yang diusung oleh Sukin.

Sukin's NO List
Source: Personal Doc.


Product Details

Nama Produk          : Sukin Signature Facial Moisturiser
Nama Brand            : Sukin
Negara Asal             : Australia
Jenis Produk            : Moisturizer
Ukuran                     : 125ml 
PAO                           : 6 Bulan (6M)
Harga                        : Rp180.000,00
Purchasing Point   : Watsons
Tekstur                     : Cream 
Jenis Kulit                : All Skin Type



Ingredients

Water (Aqua), Aloe Barbadensis Leaf Juice, Sesamum Indicum (Sesame) Seed Oil, Cetearyl Alcohol, Glycerin, Cetyl Alcohol, Ceteareth-20, Rosa Canina Fruit Oil (Rose Hip), Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Butter, Butyrospermum Parkii (Shea Butter), Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Persea Gratissima (Avocado) Oil, Triticum Vulgare (Wheat) Germ Oil, Tocopherol (Vitamin E), Equisetum Arvense Extract (Horsetail) , Arctium Lappa Root Extract (Burdock), Urtica Dioica (Nettle) Leaf Extract, Citrus Tangerina (Tangerine) Peel Oil, Citrus Nobilis (Mandarin Orange) Peel Oil, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Vanillin, Vanilla Planifolia Fruit Extract, Citrus Paradisi (Grapefruit) Seed Extract, Citric Acid, Phenoxyethanol, Benzyl Alcohol, Limonene*, Linalool*. *Natural component of essential oils. (Source: https://sukinnaturals.com.au/)



Packaging


image-post-female-daily
Sukin Signature Facial Moituriser
Source: Personal Doc.
Packaging nya lumayan travel friendly untuk ukuran 125 ml dengan bentuk pump. Cara buka dan kunci nya cukup diputar ke arah "Open" dan "Close" yang tertulis di bagian atas pump  nya. Warna botolnya gelap, jadi bisa melindungi isinya dari paparan sinar matahari. Kalau mau lihat sisa produknya memang kurang kelihatan kalau hanya disinar dari luar karena tertutup label. Jadi, harus dibuka dulu dan pakai flash untuk lihat sisa produknya. Ukuran segini masih masuk banget di handbag yang biasanya gue pakai. Memang selalu sedia di tas karena selain sebagai pelembab wajah, ini juga gue pakai sebagai hand cream. Lebih praktis kalau mau pakai daripada hand cream yang biasanya berbentuk tube dengan tutup yang terpisah.



Fragrance

Tiap orang punya indera penciuman yang sensitivitasnya berbeda. Kalau gue pribadi bukan tipe yang sensitif dengan fragrance. Produk ini tercium aroma orange  dan vanilla kalau di hidung gue, sih. Menyegarkan dan alami banget. Padahal, mandarin orange  dan vanilla nya ada di urutan bawah tapi masih kecium. Mungkin karena ingredients  nya nggak neko-neko. Benar-benar natural ingredients. Jadi, otomatis what you smell is what you get. Soalnya, claim dari Sukin sendiri juga mereka no artificial fragrance



Texture

Suka banget sama teksturnya yang berwarna putih susu. Menurut gue teksturnya antara essence  dan cream. Jadi nggak terlalu creamy tapi juga nggak terlalu watery. Nggak heran karena moisturizer  ini tipenya adalah water-based. Jenis emollient yang cocok di kulit gue karena cepat meresap. 

Texture before blending
Source: Personal Doc.

Texture while blending
Source: Personal Doc.

Few seconds after application (no residue)
Source: Personal Doc.


First Impression - 7 Days of Usage

Pros
Gue pakai ini setiap hari baik di pagi hari maupun malam hari. Bahkan, di pagi hari otomatis setelah pakai ini gue pakai sunscreen, dong? Hasilnya nggak greasy sama sekali dan malah membuat kulit terasa jauh lebih halus, kenyal, dan plumpy.  Dipakai sebagi hand cream  dan body lotion juga enak banget karena gak berminyak dan sangat melembabkan. Semenjak pakai ini selama seminggu, gue sadar setiap ngaca wajah jadi lebih terlihat sehat dan segar.

Cons
Di hari ke-7, entah beneran karena produk ini atau faktor lain (polusi), gue ada jerawat satu di dagu. Memang daerah ini rawan breakout di wajah gue. Kenapa curiga sama produk ini? Karena selama coba produk ini memang hanya si Sukin Signature Facial Moisturiser ini yang gue tambahkan ke dalam rangkaian skincare routine gue. Sementara, gue stop dulu pemakaiannya sambil healing. Baru nanti gue coba pakai lagi untuk membuktikan apakah jerawat itu breakout atau purging.


Updated Review - 2 Weeks

Sempat berhenti 3 hari nggak pakai produk ini. Kondisi kulit memang lagi sensitized ternyata. Entah mungkin lagi proses regenerasi. Karena, waktu pakai hydrating toner aja tuh rasanya rada cekit-cekit. Padahal nggak pakai chemical exfoliants sama sekali. Sempat kering dan otomatis, kalau kulit gue kering tuh rasanya gatal. Apalagi di daerah jaw lines yang emang area wajah gue yang rawan breakout.

Akhirnya, gue coba lagi test patch. Pakai si Sukin ini hanya di area dahi kiri atas. Daerah ini jarang ada jerawat. Jadi, kalau misal timbul jerawat, akan bisa dipastikan kalau itu adalah breakout. Nyatanya, gue diemin semalaman, nggak muncul rasa gatal atau jerawat sama sekali. Hanya aja, kadang walaupun Sukin ini gue taruh di kulkas, kalau diaplikasikam ke muka slightly terasa hangat tapi nggak sampai yang hangat panas kayak balsem gitu yaa. Baca review orang juga ada yang ngerasa produk ini ketika melting di kulit ada rasa hangatnya sedikit.



Final Verdict

Okay, jadi setelah kurang lebih pakai produk ini on-off selama 2 minggu, gue bisa pastikan bahwa produk ini baik-baik saja di kulit alias nggak menyebabkan iritasi atau breakout sama sekali. Malah ngerasa wajah jadi terlihat velvet glow,  jadi glowing tapi nggak hinyai. Untuk di badan juga enak karena cepat meresap, melembabkan dan bikin harum yang menyegarkan. Untuk repurchase, liat nanti bisa nggak habisin produk ini dalam waktu 6 bulan aja (sesuai PAO). Kalau bisa mungkin akan repurchase. Kalau nggak, mungkin akan cari moisturizer lain yang PAO nya di atas 6 bulan. 


Recommendation

Mungkin bagi kalian yang kulitnya cenderung berminyak atau sangat berminyak, pakainya nggak usah banyak-banyak. Cukup satu pump aja. Karena, setelah baca reviews mereka yang kulitnya oily, beberapa bilang kalau tekstur produk ini lumayan thick di mereka. Tapi, berhubung kulit gue normal saat ini, gue pakai 2 pumps bahkan gue layer pun masih ga masalah.



***
Segitu dulu review nya ya semuanya. Nanti akan gue update lagi secara berkala.
See you on my next blog post!



 Disclaimer
- Hasil produk pada jenis kulit tiap orang tentunya berbeda.
- Review ini adalah self-sponsored atau non-endorsement.
- Review ditulis berdasarkan pengalaman pribadi selama menggunakan produk.
- Foto-foto pada artikel ini telah dicantumkan sumbernya masing-masing. 
- Mohon tidak menggunakan atau repost konten ini tanpa seizin penulis.
- Produk digunakan dengan teknik aplikasi yang berbeda, 1 -2 layer, skip-care routine (tanpa produk lain), dan sebagai salah satu dalam rangkaian skincare routine baik AM maupun PM.

No comments:

Bintang Mahayana (c) 2018. Powered by Blogger.