Tren Sauna & Cold Plunge Banjiri Studio Wellness di Jakarta
Setidaknya 2 tahun belakangan ini di Jakarta lagi mulai rame studio wellness yang menyediakan fasilitas sauna dan cold plunge yang bisa dinikmati selepas berolahraga. Sebenarnya sauna dan cold plunge itu apa, sih? Benarkah ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh? Bagaimana agar sauna dan cold plunge dapat memberikan manfaat yang optimum setelah kita berolahraga? Yuk, kita bahas bareng-bareng dalam artikel ini! Simak sampai habis, yaa!
Apa Itu Sauna dan Cold Plunge?
Sauna adalah metode passive heat therapy[1], yang menggunakan energi panas untuk menaikkan suhu jaringan kulit (increase tissue temperature)[2]. Sauna jenis ini biasanya kita temui di fasilitas sauna konvensional yang menggunakan uap panas dalam ruangan kayu. Namun, saat ini perkembangan teknologi juga memungkinkan untuk jenis thermotherapy lain, yiatu dengan Infrared Sauna yang memanfaatkan gelombang radiasi infrared
Cold Plunge atau dikenal juga dengan istilah Cold Water Immersion merupakan salah satu jenis Cold Therapy yang dilakukan dengan merendam tubuh di air dingin dalam durasi tertentu[1]. Biasanya suhu yang lazim digunakan di bawah 15°C dengan durasi 1-2 menit, tergantung suhu air yang digunakan.
Manfaat Sauna dan Cold Plunge Bagi Kesehatan
Contrast Therapy
Menggabungkan konsep Sauna dan Cold Plunge dalam sebuah rangakaian terapi, kerap disebut sebagai Contrast Theraphy. Keduanya menyajikan polaritas berkebalikan dari sebuah sprektrum temperatur. Cold Water Theraphy, dalam konteks ini merendam tubuh (Cold Plunge), memanfaatkan eksposur terhadap air dingin, sedangkan Sauna menngunakan kekuatan terapeutik pada kenaikan suhu yang terjadi. Sehingga, lazimnya orang-orang akan menggunakan metode ini dengan berdiam sebentar di Sauna Room, kemudian dilanjutkan dengan berendam sebentar di air dingin (rapid cooling-off period) [1].
Cold Plunge Sebelum Olahraga
Ternyata, sebuah studi yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine, menyebutkan bahwa cold therapy sebelum berolahrga dapat meningkatkan pelepasan norepinefrin (noradrenalin)−senyawa alami yang berfungsi sebagai neurotransmiter (pengirim sinyal saraf) dan hormon stres yang dihasilkan medula adrenal. Sehingga, dapat meningkatan detak jantung (heart rate) guna merangsang respon stres ringan (mild stres response) dan meningkatkan adaptasi hormetik, yang meningkatkan kesadaran guna mendukung resiliensi dalam berolahraga. Metode ini biasa digunakan atlet untuk mempersiapkan tubuh sebelum aktivitas fisik, yang disebut sebagai "Thermal Loading"[1].
Cold Plunge Sesudah Olahraga
Metode ini secara umum memang lebih banyak digunakan orang untuk tujuan pemulihan pasca olahraga. Secara garis besar, Cold Plunge dengan merendam tubuh dalam suhu dingin di bawah 15°C biasanya ditujukan untuk mendapatkan respon fisiologis yang mendukung proses pemulihan (recovery) dari kegiatan olahraga yang menyebabkan terjadinya kerusakan otot, mengurangi inflamasi, dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh[1].
Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa Cold Theraphy dapat memberikan efek yang paling optimum dalam konteks kondisi akut dan dilakukan segera setelah ditemukan cedera (injury), karena dapat mengurangi pembengkakan (swelling), inflamasi, dan rasa sakit (pain). Terapi ini membantu mengurangi kerusakan jaringan. Sedangkan untuk Hot Theraphy seperti Sauna, akan memberikan manfaat paling optimum dalam kondisi fase akut yang terjadi akibat adanya inflamasi atau saat fase DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) terjadi[2].
Durasi Optimum
Kalau tadi disebutkan Cold Theraphy sebelum olahraga bisa menaikkan Heart Rate guna merangsang mild stress response. Ternyata ada fakta mengejutkan dalam studi lain. Studi dilakukan pada mahasiswa dengan rentang usia 18-23 tahun sebanyak 55 orang yang melakukan sauna dilanjutkan dengan cold plunge.
Hasil studi menyebutkan bahwa jika dilakukan setelah olahraga, HR cenderung turun bahkan bisa masuk ke fase bradycardia range[3], yaitu saat detak jantung orang dewasa berada di bawah detak jantung normal (<60 detak/menit) karena jantung memompa darah dengan lebih efisien meskipun denyutnya melambat. Kondisi ini dapat dicapai setelah melakukan 16 menit sauna dan dilanjutkan dengan 2 menit berendam di Cold Plunge bersuhu 10-12°C.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Yoga Studio di Jakarta Untuk Beginner dan Reguler Practitioners
Pengalaman Sauna dan Cold Plunge di MOOD Studios Permata Hijau
Sebelumnya sempat maju-mundur mau cobain Contrast Theraphy (Sauna & Cold Plunge) karena biaya per sesinya cukup pricey dengan alokasi waktu yang terbatas pula. Beberapa studio yoga dan pilates lain biasanya memiliki fasilitas ini, tetapi kita harus booking slot untuk sesi sauna dan cold plunge yang disesuaikan dengan jadwal sesi olahraga kita. Begitu tahu bahwa MOOD Studios cabang Permata Hijau open for public, aku nggak pikir dua kali untuk segera mengunjunginya.
Awalnya aku ragu untuk ke ruangan sauna dan cold plunge pasca yoga. Namun, staffs di sana sangat ramah. Salah satu di antaranya mengatakan:
oh! Nggak perlu bayar lagi kok, Kak. Mau Kakak ikut Padel atau Yoga, di sini sudah FREE bath towel, locker access, sauna, dan cold plunge juga.
Sebelumnya, aku kira fasilitas itu hanya untuk customer Padel Pro Signature. ternyata menurut info staff, Baik Padel Pro Signature maupun MOOD Studios Permata Hijau dikelola oleh satu manajemen. Sehingga, fasilitasnya menjadi hybrid bagi customers di kedua brands tersebut. Berikut beberapa pengalaman aku selama di sana yang bisa aku bagikan.
1. Area Sauna & Cold Plunge Terpisah
Ini hal yang tidak bisa dianggap sepele. Terutama bagi perempuan yang berhijab. Tidak hanya kita bisa menikmati fasilitasnya secara gratis, tetapi kita juga tenang karena areanya terpisah antara perempuan dan laki-laki. Setelah sauna dan cold plunge, kita bisa ke shower room atau ke toiltet tanpa harus keluar dari area perempuan.
2. Spacious Locker with Access Card
Jarang ada studio wellness yang cukup thoughtful masalah storage. Saking besarnya, mat yoga aku aja muat dimasukkan ke dalam locker, loh! Mungkin, studio ini didukung dengan building-nya yang memang cukup luas dan kelihatan memang semua didesain sejak awal. Bukan hanya sebagai tambahan setelah bangunnya jadi. Lokasi locker juga terpisah antara laki-laki dan perempuan karena masing-masing berada di area akses menuju shower room, toiltet, sauna & cold plunge yang tertutup dan terpisah.
3. Amenities yang Berkualitas
Teman-teman yang suka haircare pasti tau, dong? Salah satu tahta tertinggi hairdryer adalah Dyson. MOOD Studios memang kerap kali mengadakan event kolaborasi dengan Dyson. Maka, nggak heran kalau amenities di vanity table mereka juga pakai Dyson. Memang untuk toiletries, seingatku saat terakhir berkunjung hanya ada cotton buds, facial cottons, hairbrush, dan ikat rambut. Belum ada produk skincare yang bisa kita pakai. Mungkin, soon bisa masuk barangkali ada brand marketing yang mau collab untuk sediakan product tester?
4. Area Sauna dan Cold Plunge Tidak Terlalu Ramai
Setelah beberapa kali mencoba fasilitas di sana, hal yang aku perhatikan, kebanyakan penggunanya adalah mereka yang baru selesai kelas yoga. Aku kurang tau juga kenapa mereka yang habis Padel, cukup jarang menikmati fasilitas ini. Biasanya, mereka cukup ramai di area coffee shop-nya saja. Tapi, para yogis sehabis yoga rata-rata akan ke sauna dan cold plunge.
Kebetulan di beberapa sesi yoga class yang aku datangi, pesertanya memang nggak terlalu banyak. Mungkin, kalau teman-teman nggak ingin terlalu ramai, bisa coba hindari datang ke sauna dan cold plunge saat weekend pagi. Soalnya, di jadwal ini baik Yoga maupun Padel, biasanya cukup ramai. Jadi, berpotensi membuat area sauna dan cold plunge ramai dan harus dipakai secara bergantian.
5. Shower Room & Toilet High Technology
Mungkin yang baru pertama ke sini akan sedikit bingung dengan toiletnya, karena bidetnya pakai remote buttons, tapi cepat paham kok karena signing-nya menggunakan simbol yang mudah dimengerti. Area toiletnya berada di bilik terpisah dengan shower room, tetapi letaknya berhadapan.
Shower Room cukup luas dan masing-masing ada vanity mirror. Shower-nya sudah 3 jenis, Ada rainshower, handheld (detachable), dan spout (kran) yang ketiganya bisa diatur dengan mudah dalam 1 shower bar. Personally, aku suka sekali dengan tiles yang digunakan di bathing area ini. Mungkin karena lokasinya di Permata Hijau, jadi pakai green tiles? Dipadukan dengan wooden furniture, secara ambience sangat mendukung untuk relaksasi post yoga session.
___
Bintang Mahayana©️2026
Please do not repost this article without permission.
For business inquiries, email me at: contact.bintangmahayana@gmail.com
References
[1] Kunutsor SK, Lehoczki A, Laukkanen JA. The untapped potential of cold water therapy as part of a lifestyle intervention for promoting healthy aging. Geroscience. 2025 Feb;47(1):387-407. doi: 10.1007/s11357-024-01295-w. Epub 2024 Jul 30. PMID: 39078461; PMCID: PMC11872954.
[2] Kiera L. Vrindten, Danielle P. Lonati, Jillian L. Mazzocca, Elizabeth G. Matzkin,
Thermal Modalities Including Hot Baths and Cold Plunges Play a Unique Role in Injury Prevention and Recovery, Arthroscopy, Sports Medicine, and Rehabilitation, Volume 7, Issue 2, 2025, 101143, ISSN 2666-061X, https://doi.org/10.1016/j.asmr.2025.101143.
[3] Podstawski, Robert & Borysławski, Krzysztof & Clark, Cain & Laukkanen, Jari & Gronek, Piotr. (2020). The Effect of 16-Minute Thermal Stress and 2-Minute Cold Water Immersion on the Physiological Parameters of Young Sedentary Men. Montenegrin Journal of Sports Science & Medicine. 9. 10.26773/mjssm.200308.
No comments:
Holla! Thanks for reading my post. Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan terkait konten. Komen spam, annonymous, maupun berisi link hidup akan dihapus. Centang "Notify Me" agar kalian tahu kalau komennya sudah dibalas, yaa!