[BOOK REVIEW] My Self-Reflection on "Merawat Luka Batin by dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ"

Tuesday, June 28, 2022

merawat-luka-batin-dr-jiemi-ardian-review


Gue menyempatkan menulis refleksi bacaan ini sebelum gue lupa apa yang sudah gue baca. Secara garis besar sebenarnya gue akan ingat. Tetapi, pasti ada beberapa detail di dalamnya yang akan mudah lupa kalau nggak nulis refleksinya. Because, yep that's me! Sebagus apapun buku yang gue baca pasti ada hal detail yang akan menarik gue balik untuk membaca buku itu lagi.




DATA BUKU


Book-Review-Merawat-Luka-Batin-dr.-Jiemi-Ardian-Sp.KJ-data


Judul: Merawat Luka Batin
Penerbit: Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Edisi: Pertama, 2022
Jumlah Halaman: 321 halaman
ISBN: 978-602-06-6152-0
ISBN Digital: 978-602-06-6153-7
Genre: Psikologi
Usia: 16+
Penulis: dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ




ANATOMI BUKU

Pendahuluan (p.xi)

BAB 1
Apa Itu Depresi? (p.1)

BAB 2
Memersepsi Realitas (p.59)

BAB 3
Memahami Sisi Gelap Diri Kita: Pikiran yang Liar (p.103)

BAB 4
Menerangi Gelapnya Pikiran dan Perasaan (p.171)

BAB 5
Berlatih Mindfulness (p.207)

BAB 6 (TW⚠️)
Bagaimana Menghadapi Dorongan untuk Menyakiti Diri Sendiri (p.247)

BAB 7
Mencegah Depresi Hidup Kembali (p.263)

BAB 8
Mengasihi Seseorang dengan Depresi: Sebuah Langkah bagi Keluarga dan Sahabat (p.277)

Lampiran 1
Penyakit Medis yang Dapat Memicu Depresi (p.301)

Lampiran 2
Perbedaan Antara Psikiater da Psikolog (p.314)

Daftar Pustaka (p.315)

Tentang Penulis (p.321)




HOW TO READ

Bagaimana cara membaca buku ini?

Dalam membaca buku ini atau buku apapun genrenya, gue selalu berusaha mempertahankan meta-awareness dengan cara menganotasi buku ke dalam beberapa kelompok dengan bantuan clear sticky note. Tujuannya menggunakan clear sticky note adalah supaya tulisan dalam buku tetap dapat terbaca di bagian yang ditandai.


Di bawah ini adalah "Annotation Directory" untuk buku "Merawat Luka Batin" yang gue bagi menjadi: Definition (pengertian), Comparison (perbandingan), Picture/ Diagram (gambar/ diagram), Author's Opinion (pendapat penulis), dan My Interpretation (interpretasi pribadi). Kalian boleh menggunakan kelompok anotasi ini untuk memudahkan dalam membaca dan menggali informasi kembali tanpa harus membaca ulang seluruhnya. Bisa juga kalian tambahkan kategori baru seiring dengan proses membaca dan memahami isi buku.


Book-Review-Merawat-Luka-Batin-dr.-Jiemi-Ardian-Sp.KJ-anotasi



REVIEW

Mengapa membaca buku ini?

Kesan pertama gue sewaktu baca judulnya, jujur sempat agak suuzan. Di industri self-help atau self-development, sering banget terjadi marketing dengan bahasa yang bernada "everything's gonna be alright", motivasi yang tidak realistis, sampai yang paling malesin adalah penulis yang terlalu banyak berbicara tentang dirinya sendiri. Gue memang bukan penggemar autobiografi maupun memoir untuk buku dengan genre psikologis atau social science seperti ini. 


Untungnya buku ini cukup memberikan sudut pandang penulisan yang general seperti yang gue harapkan. Meskipun ada beberapa bagian yang spesifik untuk orang-orang dengan kondisi tertentu, nggak bikin malas menyelesaikan membaca buku ini. Gue ingin mendapatkan pengetahuan baru soal kesehatan mental secara lebih terstruktur dibandingkan dengan menonton video yang terlalu panjang atau pendek dan terlepas-lepas. 



Jadi, buku ini sebenarnya tentang apa, sih?

Buku ini secara garis besar membahas tentang depresi. Gue bahkan baru tahu kalau gejala depresi dan tanda depresi adalah dua hal yang berbeda. Gejala depresi adalah apa yang dirasakan di dalam, sementara tanda depresi adalah apa yang tampak di luar. Perasaan dan pikiran yang terganggu adalah gejala depresi. Tanda-tanda depresi antara lain perilaku yang berubah murung, wajah yang semakin muram, dan tidur yang terganggu (Ardian: 2022, p.4). 


Book-Review-Merawat-Luka-Batin-dr.-Jiemi-Ardian-Sp.KJ-sinopsis


Tidak hanya itu, buku ini juga ditulis agar bisa dipelajari bagi orang yang hidup bersama atau mendampingi orang dengan depresi. Bisa jadi keluarga, teman, atau pasangan kita. Gue sendiri jujur tidak pernah mengalami depresi medis sampai harus membutuhkan medikasi psikiater. Hanya saja, gue pernah mengadapi teman yang mengalaminya.


Bukan bermaksud menceritakan pengalaman kurang menyenangkan orang lain untuk konten blog, tetapi gue hanya ingin berbagi sudut pandang di sini. It can be as frightening and stressful for us to hear the closest person to us is having the suicidal thought. Gue benar-benar panik karena takut salah ngomong, nggak tau harus apa, dan takut malah memperburuk keadaan. Sempat ngerasa jadi teman yang kurang baik juga karena merasa nggak bisa bantu banyak selain menyarankan ke psikolog.


Ternyata, hal yang gue alami juga dijelaskan dalam buku ini. Kita nggak perlu menyalahkan diri atas apa yang orang lain rasakan. Gue ingat salah satu kutipan yang membekas pada buku ini, yaitu terkait apa yang orang lain rasakan sepenuhnya adalah tanggung jawab orang itu dalam merespon situasi yang dia hadapi. Jadi, di posisi gue yang nggak melakukan kesalahan apapun, merasa bersalah bukanlah solusi. Nggak membantu teman menyelesaikan masalahnya, nggak juga baik bagi kesehatan mental gue pribadi. Bagian ini banyak dibahas di Bab 8 atau bab terakhir buku ini.


Pada bagian itu juga dijelaskan bahwa tidak salah juga kalau kita mendahulukan kebutuhan kita. Semata kita juga tetap harus waras untuk bisa mengasihi orang yang dalam kondisi depresi. Gue juga jadi tahu bagaimana menangani percakapan dengan orang yang benar-benar kehilangan harapan. Bukan kita yang bertugas memilihkan keputusan bagi orang tersebut karena itu hanya akan membuatnya semakin kehilangan rasa percaya diri dan merasa tidak berdaya.



Seberapa readable buku ini?

Buku ini dilabeli untuk usia 16 tahun ke atas. Sehingga, menurut gue wajar kalau bahasanya cenderung mudah dipahami karena juga dibaca oleh remaja dan early adult (before 25). Kalaupun ada beberapa istilah medis, juga disertai dengan penjelasan. Jika pernyataan berasa dari penelitian juga disebutkan sumbernya. 


Meskipun mulai memasuki bagian tengah buku, gue sendiri sejujurnya agak bingung membedakan mana yang berasal dari penelitian ilmiah dan mana yang memang pendapat pribadi penulis berdasarkan pengalaman dalam kiprahnya berkarir sebagai seorang psikiater. Selama tidak dicantumkan sumbernya, gue jadi berasumsi bahwa bagian tersebut adalah opini penulis. Bisa diterima atau tidak, memang perlu kontemplasi dan reality cross-check tentunya. Hal ini juga yang bagi gue pribadi membuat ada sedikit delay dalam menelaah beberapa konten tulisan. 



Berapa lama buku ini bisa dibaca sampai habis? 

Buku ini selesai gue baca dalam aktu 8 hari dengan ada 1 hari yang gue skip karena memang perlu slow-reading. Terkadang memang ada buku yang bisa gue habiskan in 3 hours-sitting, tetapi ada juga buku seperti ini yang perlu ditaruh, direnungi, kemudian ambil waktu untuk mengamati realitas di sekitar kita. 




REKOMENDASI

Buku ini termasuk buku yang ringan dibaca. Jadi, kalau kalian ingin belajar tentang kesehatan mental, buku ini bisa dijadikan pilihan. Tidak harus bagi kalian yang mengalami depresi, tetapi bisa juga untuk orang-orang yang mendampingi orang dengan depresi atau orang dengan gejala dan tanda depresi. Seperti yang disebutkan penulis, buku ini bukan sebagai pengganti tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater. 


Jika kalian memang sudah merasakan beberapa gejala dan tanda depresi yang benar-benar mengganggu aktivitas sehari-hari, segeralah minta bantuan profesional. Boleh dibarengi dengan membaca buku ini, tetapi tetap ingat bahwa buku ini bukan pengganti terapi maupun medikasi.



Book-Review-Merawat-Luka-Batin-dr.-Jiemi-Ardian-Sp.KJ-rekomendasi



Semoga kita semua selalu dilimpahkan kesehatan lahir dan batin.
Terkadang suatu masalah memang membutuhkan waktu yang lebih lama bahkan untuk sekadar kita terima sebagai realita, tetapi pasti ada solusinya. Selama kita masih dikasih kuota untuk hidup, maka hiduplah dan selesaikan urusan-urusan yang belum selesai. At least that is one of  my life mantra.


Bintang Mahayana ©️ 2022




2 comments:

  1. Definitely will buy this one!
    Daftar isi dan kontennya cukup menarik dan sangat telaten dengan kehidupan gue dan org2 terdekat gue wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. I think you're gonna love it! I remember that! Hahaha ayo tetap waras Twin!

      Delete

Holla! Thanks for reading my post. Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan terkait konten. Komen spam, annonymous, maupun berisi link hidup akan dihapus. Centang "Notify Me" agar kalian tahu kalau komennya sudah dibalas, yaa!

Bintang Mahayana (c) 2018. Powered by Blogger.