Cara Mendapatkan 'Tteok-Tteok' Skin ala Korea untuk Kulit Orang Indonesia

February 17, 2021
Holla!
Di postingan kali ini gue mau berbagi tips untuk menjaga kesehatan kulit. Siapa sih yang nggak ingin Tteok-Tteok Skin ala Korea? Sebenarnya kondisi kulit seperti apa sih yang disebut tteok-tteok? Keep on reading!



ISTILAH TTEOK-TTEOK SKIN
Kalian tahu jajanan Korea yang bernama Tteokbokki (떡볶이)? Nah, makanan yang sejatinya merupakan kue beras ini rasanya kenyal dan tampilannya juga agak mengkilap. Nah, orang-orang Korea itu sangat terobsesi untuk bisa punya kulit yang kenyal dan glowing seperti Tteokbokki. Makanya muncul istilah Tteok-Tteok Skin.



PERBEDAAN IKLIM DAN CUACA
Nah, tetapi dengan adanya perbedaan iklim dan cuaca antara Korea dan Indonesia, tentunya kita nggak bisa langsung copy paste cara orang Korea merawat kulitnya ke kulit kita. Karena, kita hidup di negara tropis dengan 2 musim sedangkan masyarakat Korea hidup di negara sub tropis dengan 4 musim. Kebanyakan dari mereka memiliki kulit yang cenderung kering terutama saat musim dingin. Suhu udara yang rendah dapat membuat kulit kehilangan kadar air lebih cepat dan menjadi kering. Itu sebabnya mereka biasanya menggunakan skincare dengan banyak layering



REVOLUSI DARI 10 STEPS SKINCARE ROUTINE MENJADI MINIMALISM
Apa yang pertama kali terlintas dalam benak kalian jika mendengar Korean Skincare? Mungkin salah satunya, adalah 10 Steps Korean Skincare Routine. Mengingat kondisi iklim dan cuaca di Korea, rasanya wajar sekali jika mereka menggunakan skincare yang ber-layers hingga total keseluruhan ada 10 step. Tren ini bahkan juga diadopsi oleh Western Beuaty Culture dan juga negara-negara di Asia lainnya. Sehingga Korea hadir sebagai pioneer dalam industri kecantikan dengan mengenalkan 10 step tadi. Yang termasuk dalam 10 Steps Korean Skincare Routine tersebut adalah:
1. First Cleanser
2. Second Cleanser
3. Exfoliating Toner
4. Hydrating Toner
5. Essence
6. Serum
7. Moisturizer
8. Sleeping Mask
9. Lip balm
10. Sheet Mask

First cleanser hanya digunakan saat malam hari. Sedangkan saat pagi hari, setelah moisturizer dilanjutkan dengan penggunaan sunscreen. Step setiap orang pun berbeda-beda. Dengan bertambahnya produk-produk baru, kemungkinan step-step di atas pun berubah. Misalnya, penggunaan ampoule setelah serum. Namun, ada juga yang menggunakan ampoule sebagai pengganti serum. Untuk lip balm sendiri ada pula yang menggabung dengan moisturizer. Karena, sejak muncul face oil, biasanya step nya akan ditaruh paling akhir setelah menggunakan sheet mask. Untuk menjaga agar step nya tidak semakin panjang, maka akan menggunakan produk yang sama untuk step yang berbeda. Sehingga seolah menjadi satu step saja.

Timbulnya kesadaran inilah yang memunculkan perkembangan inovasi dalam dunia kecantikan yang semakin pesat. Banyak hybrid skincare yang menggabungkan produk-produk yang mulanya memiliki fungsi berbeda menjadi satu produk saja. Sehingga, untuk mendapatkan Tteok Tteok Skin ala Korea tidak lagi harus sepanjang dulu. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan:

1. Double cleansing
Step ini tetap tidak dihilangkan yaitu menggunakan first cleanser dan second cleanser. Namun, lebih dikenal istilah double cleansing. Saat ini Korean Beauty pun ada yang menggabungkan make up remover dan face wash dalam satu produk yang sama, contohnya Laneige. Hal ini juga diikuti oleh brand ternama asal Jerman yaitu Nivea. Untuk mendapatkan kulit yang kenyal, tentunya kulit kita harus terbebas dari kotoran maupun minyak yang menyumbat pori-pori. Sehingga, dalam mendapatkan Tteok Tteok Skin, proses ini tidak boleh dianggap sepele karena akan menjadi gerbang bagi skincare yang akan kita gunakan setelahnya.


2. Exfoliation
Begitu banyak pilihan exfoliasi baik chemical exfoliation maupun physical exfoliation. Namun, saat ini chemical exfoliation dengan AHA, BHA, dan PHA relatif lebih dicari karena dianggap lebih gentle. Alasannya, physical exfoliation terutama dengan scrub dipercaya dapat menyebabkan micro tears apabila dilakukan terlalu sering. Sedangkan chemical exfoliation ada yang dapat digunakan setiap hari. Fungsinya untuk mengikis sel kulit mati dari lapisan yang terdalam dan juga menghempaskan penumpukkan sel kulit mati di permukaan. Kulit yang terbebas dari penumpukkan sel kulit mati akan terasa lebih halus, kenyal, dan bercahaya.



3. Milky Toner Hydration + Moisturizing
Hydrating toner merupakan step yang tidak boleh dilewatkan juga untuk mendapatkan Tteok Tteok Skin ala Korea. Step ini berfungsi untuk menghidrasi kulit agar tidak kekurangan kadar air, menyeimbangkan kadar sebum, menetralkan pH kulit menjadi normal, dan mempersiapkan kulit untuk menerima skincare dengan kandungan yang lebih potent setelahnya. 

Jika sebelumnya dalam step ini dikenal dengan istilah 7 Skins Method, yaitu menggunakan hydrating toner sebanyak 7 layer, dengan milky toner kita bisa mempersingkat step ini karena tidak perlu sampai 7 layer. Karena, hydrating toner dengan tekstur yang milky juga digunakan untuk melembabkan kulit yang sebelumnya mengandalkan moisturizer. Namun, dengan hadirnya milky toner, seolah cream moisturizer di-dilute ke dalam toner. Sehingga, tidak hanya menghidrasi namun juga melembabkan.


4. Ingredient-based Product
Step ini bisa menggunakan essence, serum, ampoule, atau face oil. Namun, lebih dititikberatkan pada ingredient yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit kita. Biasanya step ini untuk repairing sehingga hanya digunakan pada malam hari.


5. Suncreen with Moisturizing Effect
Pada pagi hari, penggunaan sunscreen alias tabir surya sangatlah penting. Masyarakat Korea tidak pernah melewatkan step ini bahkan sejak mereka masih kecil. Mereka dibiasakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat merusak serta membahayakan kulit. 



Memilih suncreen yang memiliki efek melembabkan juga dapat dijadikan alternatif untuk melewatkan step moisturizer di pagi hari. Terutama di Indonesia, di mana kita mudah berkeringat. Tentunya menggunakan skincare yang banyak di pagi hari akan terasa kurang nyaman.


6. Sheet Mask as 7 Days Serum
Bagi yang tidak ingin menggunakan serum setiap malam, penggunaan sheet mask meskipun secara mingguan, memiliki dampak yang besar. Selembar sheet mask dipercaya sama dengan kita menggunakan serum selama 7 hari berturut-turut. Namun, karena penggunaan sheet mask satuan cukup boros, sebaiknya sisakan essence dari sheet mask sebelum digunakan. Saat ini sudah tersedia sheet mask capsule tanpa essence. Bentuknya mirip permen dan bisa digunakan untuk mengompres wajah dengan skincare yang lain juga, misalnya hydrating toner atau sisa essence dari sheet mask sebelumnya. 


Alternatif lain bisa juga lembar sheet mask sebelumnya dicuci dengan face wash yang biasa kita gunakan. Namun, perlu diperhatikan saat penyimpanan agar tidak kotor dan disimpan di tempat tertutup seperti ziploc atau plastic container.



METODE PEMAKAIAN SKINCARE
Untuk mendapatkan Tteok Tteok Skin ala Korea, tidak hanya terbatas pada berapa banyak produk yang digunakan. Tetapi, metode dalam memakai skincare products juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa metode pemakaian skincare yang dapat kalian coba:
1. Sandwich Method
Layaknya sandwich alias roti lapis, maka ada 2 skincare yang dipakai 2 kali. Tujuannya adalah sebagai buffer yang dapat meminimalisasi terjadinya iritasi serta memaksimalkan hidrasi. Dalam sandwich method biasanya ingredient yang digunakan sebagai "roti lapis" nya adalah hyaluronic acid yang banyak dijumpai dalam hydrating toner maupun hydrating serum. Metode ini biasanya digunakan saat menggunakan bahan aktif seperti retinol, niacinamide, dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan iritasi bila tidak diiringi dengan hidrasi yang cukup. Sehingga active ingredient berperan sebagai "isian" dari sandwich.

Urutannya:
Buffer - Active Ingredient - Buffer

Contohnya:
Saat pertama kali menggunakan serum niacinamide, untuk meminimaliasi terjadinya iritasi bisa menggunakan hyaluronic acid toner sebagai buffer. Maka urutannya akan menjadi:
Hyaluronic Acid Toner - Niacinamide Serum - Hyaluronic Acid Toner


2. 7 Skins Method
Metode ini sekilas ribet karena ada angka 7 di dalam namanya yang artinya 7 lapis. Tetapi, metode ini sangat membantu menghidrasi dan menenangkan kulit yang sedang meradang akibat jerawat maupun over exfoliating. Teknik ini tidak hanya mampu memberikan hidrasi namun juga memberikan kesempatan bagi kulit kita untuk menyerap skincare secara bertahap.

Caranya:
Tuang 1 tetes hydrating toner, tepuk-tepuk ke wajah. Beri jeda beberapa detik dan ulangi step ini hingga 7 kali. Lalu lanjutkan ke step skincare berikutnya jika dirasa hydrating toner sudah setengah menyerap. Jangan tunggu sampai wajah kembali kering. Karena, skincare akan lebih mudah menyerap bila kulit masih dalam keadaan lembab.


3. Scrambled Oil Method
Metode ini termasuk yang gue sendiri baru coba. Sangat cocok buat penggemar face oil. Kalian bisa men-dilute face oil ke hydrating toner dan gunakan pada step hydrating toner. Metode ini sangat berguna untuk mempersingkat waktu pemakaian skincare juga sebagai alternatif apabila hydrating toner yang kalian miliki terlalu cepat menyerap sehingga efek hidrasinya kurang terasa. Tetapi, jika hydrating toner yang kalian miliki sudah berbentuk milky toner sebaiknya tidak menggunakan metode ini karena dikhawatirkan akan menjadi terlalu lembab. Untuk jenis gel toner maupun watery toner masih bisa menggunakan metode ini.

Caranya:
- Tuang kira-kira 3 tetes hydrating toner ke telapak tangan.
- Teteskan face oil ke hydrating toner yang sudah dituang tadi sebanyak 3 tetes (perbandingan 1:1).
- Aduk atau ratakan dengan mengusapkan kedua telapak tangan. Lalu aplikasikan ke wajah.


4. In-Between Method
Metode ini sangat cocok bagi make up lovers. Intinya adalah menggunakan make up products yang memiliki skincare benefit. Misal, produk complexion yang memiliki kandungan niacinamide atau essential oil. Saat ini sudah mulai banyak compact powder maupun cushion yang mengandung squalane oil. Ingredient satu ini mampu melembabkan kulit dan juga membuatnya tampak sehat selama menggunakan make up. Bahkan, manfaatnya juga masih mungkin kita dapatkan saat tidak menggunakan make up lagi apabila kita rutin memakainya secara kontinu.



***

Nah, begitulah kira-kira step yang dapat dilakukan untuk mendapatkan Tteok-Tteok Skin ala Korea. Namun, sebelum mengakhiri tulisan ini, gue juga mau menyampaikan kalau misal kalian masih struggling dengan jerawat aktif, sebaiknya fokus pada jerawatnya dulu. Terutama basic skincare yang bisa disesuaikan dengan skin type.

Tidak semua kulit orang Indonesia pun cocok menggunakan step seperti di atas. Tetapi, yang tadi disebutkan pun sudah disortir berdasarkan step esensial yang bisa dicoba. Tentunya, kembali pada kebutuhan dan kenyamanan kulit masing-masing. Semoga berhasil mendapatkan Tteok Tteok Skin ala Korea!


No comments:

Bintang Mahayana (c) 2018. Powered by Blogger.